Ikuti Kami di
Ikuti Kami di
Instagram
facebook
|
EN

Digitalisasi Bisnis Properti Turut Memacu Pacu Penjualan

August 31, 2021

Optimalisasi platform digital untuk penetrasi sektor properti memacu penjualan Dafamland. (suaramerdeka.com / dok)
Optimalisasi platform digital untuk penetrasi sektor properti memacu penjualan Dafamland. (suaramerdeka.com / dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Optimalisasi platform digital untuk penetrasi sektor properti memacu penjualan Dafamland.

PT Dafam Maju Bersama yang merupakan entitas anak perusahan PT Dafam Property Indonesia Tbk (DFAM), telah menggunakan semua platform digital yang potensial.

Pengelolaan website, social media, dan beberapa aplikasi telepon genggam dengan tujuan memudahkan akses komunikasi ke konsumen dan calon konsumen khususnya di masa PPKM yang terus diperpanjang oleh pemerintah.

''Dengan diterapkannya digitalisasi sejak pertengahan tahun 2020 lalu, saat ini target penjualan mencapai 48 persen pada akhir kuartal I-2021 ini. Akad jual beli yang sudah kami capai yaitu 57 unit” ungkap Wijaya Dahlan, Direktur Dafamland PT Dafam Property Indonesia Tbk, hari ini.

Ditambahkan, selama masa pandemi ini, digiatkannya aktivitas digital marketing, memberikan efek peningkatan 21,54 persen jumlah pengunjung di website Dafamland, dari sebelumnya yang hanya 6.668 kunjungan, kini menjadi 8.104 netizen sampai 26 Agustus lalu.

Selain website, pihaknya juga melakukan penetrasi pada berbagai platform media sosial.

Seperti facebook misalnya, kenaikan jangkauan bisa dicapai hingga 225% dari periode sebelumnya.

Wijaya menjelaskan, pada November 2020 hingga saat ini Dafamland telah menjangkau 460.000 target market yang telah ditetapkan.

Untuk platform Instagram, Dafamland telah menjangkau 155.029 orang, dan dari 155 ribu jangkauan tersebut bukan merupakan follower Dafamland.

''Tidak bisa dipungkiri sektor properti cukup terpukul di masa sulit seperti sekarang. Namun Dafamland optimistis mampu meningkatkan penjualan dan insight media sosial di kuartal keempat ini,'' imbuhnya.

Sumber: https://www.suaramerdeka.com/ekonomi/pr-041020322/digitalisasi-bisnis-properti-turut-memacu-pacu-penjualan?page=2